Personal Branding Penting untuk Menangkan Calon Pimpinan Daerah

Pada Desember 2020 nanti akan diadakan Pilkada serentak di Indonesia walaupun ditengah pandemi Covid-19. Saat ini semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur sedang berusaha menarik peerhatian masyarakat agar nantinya mau memilih mereka pada saat pilkada. Tim sukses pemenangan dari berbagai kubu juga berusaha melakukan berbagai aktivitas langsung ataupun tidak langsung untuk membangun jejaring dan komunikasi dengan masyarakat. Dengan harapan pada akhirnya masyarakat mau memiliki paslon yang mereka usung. Pada situasi seperti ini personal branding dari paslon sangat berpengaruh besar terhadap pandang masyarakat terhadap paslon calon pimpinan daerah.

Pada tahun 2019 Digital Communication Forum mengangkat topik pembicaraan politik tentang pentingnya personal branding di dunia politik. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai partai di DPR. Pada forum tersebut dihadirkan Silih Agung Wasesa seorang pakar branding dan Wahyu Wiwoho seorang pembaca berita dan produser Metro TV untuk berdiskusi mengenai tema yang diangkat.

Wahyu dalam forum ini menyampaikan 3 tips melaksanakan kampanye politik yang efektif:

  1. Meningkatkan personal pribadi dalam hal branding dan menekankan kekuatan serta keahlian individu. Agar dapat menonjol, strategi branding harus terdengar berbeda dan terlihat berbeda
  2. Membuat rencana yang jelas terhadap isu yang ingin diangkat. Masyarakat ingin mendengar kandidat menawarkan beberapa solusi, bukan hanya sampai memahami persoalan.
  3. Rencana dan strategi akan menjadi hal yang berkesan apabila kandidat memilih saluran komunikasi yang tepat. Pilih saluran yang digunakan oleh mayoritas audiens.

Namun beberapa pasangan calon pimpinan tidak terlalu memperhatikan hal ini. Beberapa diantara paslon hanya sibuk mencetak berbagai spanduk diseluruh sudut kota tanpa membangun personal branding dengan baik.  Personal Branding merupakan proses proses mengembangkan dan mempertahankan reputasi dan kesan individu. Sederhananya personal branding cara seseorang dalam mempromosikan diri sendiri.

Untuk membangun personal branding yang baik paslon harus mendefinisikan dirinya dengan tepat. Ia ingin dikenal sebagai pimpinan yang seperti apa, apakah ingin dikenal sebagai pimpinan yang bijaksana, pimpinan yang berprestasi, pimpinan yang madani, dan berbagai citra lainnya. Setelah paslon mendefinisikan hal itu barulah paslon melakukan berbagai aktivitas yang bersangkutan dengan citra tersebut.

Aktivitas yang dilakukan tidak hanya sekedar cetak spanduk tetapi juga aktif diberbagai platform yang akan mendukung citra paslon seperti yang sudah direncakan. Selain itu, saat pandemi paslon juga harus cerdas memilih aktivitas yang dilakukan langsung bersama masyarakat. Melakukan aktivitas seperti memberikan dukungan dan bantuan untuk keluarga yang terdampak Covid-19 merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan. Selain itu membagikan pernak-pernik seperti masker yang bertuliskan nama paslon juga akan membantu meningkatkan awareness masyarakat terhadap paslon. Untuk cetak masker SNI bergambar paslon dengan harga murah,  kamu bisa klik disini 

Sementara itu, saat ini juga sudah mulai diizinkan kegiatan kampanye langsung oleh pemerintah dengan ketentuan dan protokol kesehatan. Kamu juga bisa menyewa jasa event organizer untuk membantu mengelola kegiatan kampanye agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Event Organizer juga bisa membantu kamu membangun event yang bisa meningkatkan personal branding dari paslon.

Yuk rencankan kampanyemu dengan membangun personal branding dan melakukan aktivasi yang tepat bersama Redline Communication,  Feel free to contact us!

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *