Pahami Branding untuk Membuat Brand Kamu Outstanding

Halo Redliners!

Redliners pernah ga sih diminta membeli air mineral dengan sebutan Aqua padahal air mineral yang dibeli bukan bermerek Aqua melainkan merek lain. Redliners secara refleks saja menyebutkan brand Aqua. Kira-kira kenapa ya brand Aqua begitu melekat di pikiran Redliners? Ini merupakan hasil dari branding yang kuat dari produk Aqua. Branding yang kuat membuat suatu brand atau produk menjadi top of mind bagi konsumen.

Lalu sebenarnya apa sih sebenarnya pengertian dari Branding? 

Pengertian Branding

Sebelum membicarakan lebih banyak tentang branding kita perlu tahu dulu pengertian dari brand. Menurut American Marketing Association, brand/merek adalah nama, istilah, desain, simbol, atau karakteristik lainya dari sebuag produk atau jasa yang membedakannya dari yang lain. Branding merupakan sebuah usaha untuk memperkenalkan logo dan identitas perusahaan kepada khalayak. 

Manfaat Branding

  1. Merek akan terkenal dengan mudah
    Branding yang tepat akan membuat brand/merek lebih mudah dikenal dan diingat oleh audiens. Branding juga akan mempengaruhi penilaian audiens terhadap suatu brand. Sehingga sangat penting untuk membuat strategi branding yang tepat.
  2. Memberikan posisi bisnis yang lebih kuat dalam industri
    Branding yang tepat juga membuat bisnis kita lebih kuat di tengah pesaing lainnya. Karena kita sudah memiliki hubungan yang baik dan reputasi yang baik pula di hati audiens.
  3. Kepercayaan terhadap brand akan meningkat
    Branding juga bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan audiens kepada brand kita. Dengan terus membangun hubungan baik dengan audiens dan memberikan input yang baik terhadap audiens, kepercayaan audiens akan semakin meningkat.

Ketiga manfaat itu sudah semakin meyakinkan Redliners bukan? kalau ternyata Branding  itu sangat penting untuk menghidupkan sebuah brand. Ada beberapa strategi branding yang bisa kita lakukan untuk membuat brand menjadi top of mind bagi audiens:

  1. Sebutkan tujuan baik dibalik brand
    Kita bisa menjelaskan tujuan dari brand kita memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh audiens.
  2. Jaga konsistensi brand
    Ketika kita memiliki produk dari brand kita, kita harus terus berusaha memberikan konsistensi pada kualitas produk yang kita miliki. Selain itu, kita juga harus secara konsisten mengkomunikasikan tujuan dan value dari brand atau pun produk kita kepada audiens. Citra yang kita tampilkan juga harus terus konsisten dari brand identity yang sudah kita tetapkan sejak awal.
  3. Membangun kedekatan dengan audiens
    Ini merupakan salah satu strategi branding yang paling penting. Brand harus mampu memunculkan kedekatan dan keakraban yang audiens rasakan terhadap brand tersebut. Untuk membangun kedekatan dengan audiens bisa dilakukan brand activation. Brand activation adalah aktivitas yang dilakukan untuk membangun hubungan antara brand dengan audiens. Salah satu contohnya seperti ikut pameran, membagikan merchandise, dan membuat event.

Salah satu contoh brand activation adalah kegiatan yang dilakukan oleh Layanan Syariah Link Aja di Los Lambuang, Pasar Ateh, Kota Bukittinggi. Link Aja membagikan apron, papan nama, dan berbagai kebutuhan pedagang dengan logo khas dari Layanan Syariah Link Aja. Hal ini membuat brand Layanan Syariah Link Aja semakin dikenal oleh audiens. Kegiatan brand activation ini di handle oleh Redline Communication.

Re-branding Los Lambuang Pasar Ateh Bukittinggi oleh Layanan Syariah Link Aja
Re-branding Los Lambuang
Re-branding papan nama di Los Lambuang Pasar Ateh Bukittinggi oleh Layanan Syariah Link Aja

Yuk Redliners mulai lakukan berbagai strategi branding yang membantu brand kamu semakin dikenal oleh audiens terutama melakukan brand activation. Jangan khawatir jika kamu masih belum tahu aktivasi apa yang ingin kamu lakukan, hubungi Redline Communication untuk menjadi partner dalam menjalankan strategi branding kamu. Feel free to contact us 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *